kursus komputer

Entrepreneurship

Bisnis Syariah Bukan Sekadar Untung Rugi

Purnomo A. Tsaqif, Indra Prima, Nuzli Arismal, dan Muhammad Tono dalam sesi pamer cakap wirausaha dan bisnis syariah.

Sharia Accounting Finance Forum STAN (SAFF STAN) bekerja sama dengan PPSDM BEM STAN menyelenggarakan Risalah (Talkshow Wirausaha Syariah) pada Minggu (14/4/2013) di Gedung G. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Economics Festival 2013 ini mengusung tema Memanfaatkan Semua Potensi dan Peluang yang Dimiliki dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan.

Secara umum (saat ini) kita bisnis konvensional. Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat umum, termasuk mahasiswa, tentang bisnis syariah. Misalnya tentang persentase pengambilan keuntungan dan lain-lain, ujar Doni Adwin Juliarto, Koordinator Pelaksana Risalah. Acara dibuka dengan presentasi lima finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang bertema "Implementasi Prinsip-Prinsip Syariah dalam Mendukung Terciptanya Masyarakat Ekonomi Modern". Kelima tim tersebut berasal dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan 2 tim dari STEI Tazkia Bogor. Sunarsip (Komisaris BRI Syariah), Syukron Makmun, dan Purnomo A. Tsaqif selaku juri LKTI memilih tim UI, STEI Tazkia 1, dan IPB berturut-turut sebagai juara 1, 2, dan 3. Pukul 10.00 WIB Asep Saefullah sebagai moderator membuka sesi pamer cakap mengenai wirausaha dan bisnis syariah. Pamer cakap tersebut dihadiri empat pembicara yang berasal dari pengusaha syariah dan konvensional, yakni Purnomo A. Tsaqif (Direktur Indonesia Inspiring Movement), Indra Prima, Nuzli Arismal (inspirator Organisasi Tangan di Atas), dan Muhammad Tono. Penulis buku 7 Mukjizat Finansial, Hamry Gusman Zakaria, hadir sebagai motivator pada sesi motivasi wirausaha syariah yang dimulai pukul 12.30 WIB.

 

2013-04-14-517

 

Menurut Purnomo, yang membedakan bisnis syariah dengan bisnis konvensional ialah dari segi asas dan tata cara. Bisnis syariah tidak hanya berfokus pada nilai uang, tetapi juga pertanggungjawaban asal dan penggunaan harta. "Bisnis bukan lagi tentang untung (atau) rugi, tetapi juga kendaraannya, apakah sudah halal atau belum," tambah Muhammad Tono. Ketika ditanya mengenai cara mengatasi pasang surut semangat dalam berwirausaha, Purnomo membuka rahasia motivasinya, "Bisnis adalah bagian dari ibadah sehingga memotivasi kita untuk fokus berbisnis." Peserta Risalah tidak hanya dari kalangan mahasiswa. Masyarakat sekitar STAN juga dapat mengikuti acara ini secara cuma-cuma dengan memperlihatkan undangan yang telah disebar panitia. Ela, salah satu warga RT 3 RW 1 Jurangmangu Barat, mengaku merasa senang setelah mengikuti acara tersebut. "Saya jadi ngerti simpan pinjam yang syariah itu bagaimana. Ini saya dapat undangan dari panitia, terus saya ajak saudara-saudara," ungkapnya.

[Annisa F./Tyas T.M.W.S.R.]

Nama:
Email:
Komentar:
   
Catatan : Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.
Baca juga:

Kirim Komentar Anda

berikut ini adalah kumpulan komentar dari artikel ini

Media Center STAN