Subscribe:Posts Comments

You Are Here: Home » Berita, Hard News » Mahasiswa Baru Mulai Ramaikan Kampus STAN

Para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat memperhatikan penjelasan salah satu pengajar STAN.

Para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat memperhatikan penjelasan salah satu pengajar STAN.

Setelah dua tahun sepi mahasiswa baru, tahun ini STAN mulai diwarnai oleh kehadiran wajah-wajah anyar, tepatnya sejak Selasa (27-8-2013) lalu. Wajah-wajah tersebut milik putra-putri asli Papua dan Papua Barat yang tengah menjalani kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Program Diploma 1 Keuangan Khusus Tahun Akademik 2013/2014. Usai orientasi selama tiga hari, mereka akan resmi menjadi mahasiswa Diploma 1 Keuangan Khusus Putra-Putri Asli Papua dan Papua Barat.

Mahasiswa baru asli Papua dan Papua Barat tersebut sebelumnya telah lulus Ujian Saringan Masuk STAN yang diadakan pada 2 Juli 2013 di tujuh lokasi, yakni Jayapura, Sorong, Wamena, Merauke, Manokwari, Biak, dan Nabire.  Mulai 2 September mendatang, para mahasiswa baru tersebut akan menjalani pendidikan selama dua semester dengan dídahului matrikulasi selama 2 bulan.

Program Diploma 1 Keuangan Khusus Putra-Putri Asli Papua dan Papua Barat merupakan program afirmasi pendidikan yang diamanahkan langsung oleh Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B). Tak hanya STAN, beberapa universitas dan perguruan tinggi kedinasan lain juga ada yang ditunjuk sebagai pelaksana program tersebut. Terkait hal ini, STAN bertugas menyelenggarakan pendidikan untuk 210 mahasiswa yang terbagi dalam dua spesialisasi, yakni Kebendaharaan Negara dan Pajak. Lulusannya akan ditempatkan di Pemerintah Daerah Papua dan Papua Barat.

“Melihat kebutuhan Papua dan Papua Barat, yang sering bermasalah pengelolaan keuangannya. Jadi yang diambil D-1 Kebendaharaan Negara, konsentrasinya Keuangan Daerah. Satu lagi yang sedang giat-giatnya itu PBB, yang sudah dialihkan ke daerah. Jadi yang satunya D-1 Pajak, konsentrasinya PBB,” terang Agus Sunarya Sulaeman selaku Kepala Sekretariat STAN usai kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru hari kedua, Rabu (28-8-2013).

Para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat mengikuti latihan kedisiplinan.

Para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat mengikuti latihan kedisiplinan.

Sama seperti prodip lain di STAN, biaya pendidikan untuk Program Diploma 1 Keuangan Khusus Putra-Putri Asli Papua dan Papua Barat ini sepenuhnya ditanggung oleh STAN. Bahkan khusus mahasiswa prodip tersebut STAN turut memberi bantuan biaya hidup.

“(Biaya hidup) bukan ditanggung, tetapi dikasih bantuan. Bantuannya untuk  biaya hidup seperti makan dan penginapan,” jelas Agus.

Setelah orientasi, hanya sembilan puluh mahasiswa baru yang akan menjalani pendidikan di kampus STAN. Sisanya akan disebar di Balai Diklat Keuangan Daerah Cimahi, Malang, Medan, dan Palembang. Pemisahan lokasi pendidikan ini, menurut Agus, merupakan perwujudan akulturasi budaya yang menjadi salah satu sorotan dalam dunia pendidikan.

Spanduk ucapan selamat datang bagi para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat.

Spanduk ucapan selamat datang bagi para mahasiswa baru D1 Khusus Papua dan Papua Barat.

“Supaya budayanya bercampur, kita sebar ke Medan, Palembang, dan lain-lain. Selain itu untuk melatih kemandirian juga,” ujarnya.

“Permintaan dari program ini jangan sampai ada yang DO, tetapi saya tidak bisa menjamin tidak ada DO. Peraturannya sama, minimal IPK 2,75. Dengan peraturan yang sama ini, (mahasiswa) harus lebih didorong sedemikian rupa belajarnya supaya tidak ada DO,” pungkas Agus.

[Nadia R.C./Sarah K.]

1 Comment

  1. leo sukoco says:

    sepantasnya seharusnya

Leave a Reply

© 2013 Media Center STAN · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress