STAN FC Juarai IBS Super Cup 3
<

STAN Futsal Club (STAN FC) berhasil menjuarai turnamen futsal IBS Super Cup 3 yang diselenggarakan oleh Indonesia Banking School. STAN FC sukses mengalahkan Uhamka A pada semifinal (21/10) dengan skor akhir 5 – 4 melalui adu penalti setelah keduanya bermain seri 3 – 3. Gelar juara pun berhasil disabet STAN FC setelah unggul atas Uhamka B pada babak final (22/10) dengan skor 2 – 1.
Tim STAN FC yang berlaga di turnamen ini terdiri dari dua belas pemain: W. Gilang Gumelar (Kapten Tim), M. A. Wafa, Chrusty Gesang, Izhar Rizki Riyanto, Tajy F. N., Mirsa Ahmad, Ikhram Vionda, Johandhiyahya, I Made Dharma, Nur Iman, Tito Adi, dan M. Basofi.
“Itu seleksi umum semua. Tapi memang karena ini bentuknya tim, jadi kita lihat dulu, paling anak-anak STAN FC sendiri akhirnya yang ikut. Seleksinya sendiri untuk mahasiswa STAN,” jelas Izhar Rizki Riyanto, Ketua STAN FC.
Semifinal yang Dramatis
Pada babak pertama semifinal, STAN FC sempat unggul 1 – 0 atas Uhamka A. Akan tetapi, STAN FC dibalikkan kedudukannya menjadi 1 – 3 pada babak kedua. Hingga lima menit terakhir, STAN FC masih ketinggalan 1 – 3 dari Uhamka A.
“Setelah itu, kami perkecil menjadi 2 – 3. Dan di delapan detik terakhir, kami baru bisa ngegolin gol yang ketiga!” ucap Izhar bersemangat.
Adu penalti pun dilakukan dan STAN FC mendapatkan tiket ke final setelah berhasil menciptakan skor 2 – 1 dari adu penalti tersebut.

Kunci Sukses
Performa STAN FC di babak final diakui Izhar tak sebagus di pertandingan-pertandingan sebelumnya. STAN FC kebobolan di dua menit terakhir setelah sempat bertahan dengan skor 2 – 0 atas Uhamka B.
“Tapi alhamdulillah kita menang 2 – 1. Mungkin keberuntungan sama semangat kami yang paling lebih dibandingkan lawan,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah ada strategi khusus yang digunakan STAN FC hingga berhasil meraih gelar jawara di turnamen futsal ini, Izhar menjawab bahwa semangatlah yang menjadi kunci kesuksesan mereka. Keengganan mengulang kegagalan di dua final sebelumnya cukup membakar semangat para pemain hingga mereka sukses di final kali ini.
“Kami cuma berpikir ini sudah ketiga kalinya masuk final. Kami enggak mau gagal. Kami harus juara di final ketiga. Itu mungkin kunci yang kemarin,” paparnya.
Subsidi bagi Suporter
Saat final berlangsung, suporter yang ikut menyemangati STAN FC tak kurang dari tiga puluh orang. Mereka tidak hanya berasal dari mahasiswa STAN, tetapi juga dari alumni STAN FC sendiri.
“Jadi kami mau enggak mau harus bermain mulus biar enggak mempermalukan STAN,” aku Izhar.
Sesuai peraturan panitia IBS Super Cup 3, STAN FC harus memenuhi jumlah minimal suporter, yakni lima belas orang. STAN FC pun memberikan subsidi sebesar Rp5.000,00 bagi suporter yang menyaksikan pertandingan final di Hall A Senayan agar suporter tidak merasa diberatkan dengan harga tiket yang cukup mahal, yakni Rp15.000,00.
“Jadi kami dari STAN FC mau enggak mau harus datengin suporter. Biar suporternya enggak berat, kami subsidi. Dan sebenarnya uang itu dari kas kami pribadi,” ungkap Izhar.
Menyoal hadiah, Tim STAN FC berhasil membawa piala dan uang senilai Rp 2,5 juta. Menurut Izhar, uang tersebut sudah diagendakan untuk acara syukuran dan sisanya dialirkan ke kas STAN FC yang nantinya digunakan untuk menyewa lapangan untuk latihan-latihan berikutnya.
“Tahu sendiri kalo kita enggak ada lapangan di kampus. Jadi ya mau enggak mau menyewa di luar,” tuturnya.
Setelah sukses di kejuaraan ini, kini STAN FC sedang mempersiapkan diri untuk Nivea Cup pada akhir tahun, turnamen di UGM (Februari 2012), dan juga FE UI Cup.
“Mungkin kejuaraan ini bisa untuk menyemangati turnamen-turnamen berikutnya. Untuk anak-anak STAN lain mungkin bisa ikut latihan bareng STAN FC. Saya lihat di STAN itu pemainnya bagus-bagus, tapi sayang enggak ada yang ikut,” pungkas Izhar.
[Novia/Tendi]
Trackback from your site.

Comments (1)
ariel
| #
pemain stan FC bagus2 emang..tapi sayang kaga ada yg ganteng…terahir yg ganteng cuma gua
Reply