STAN Premier League: Rencana Cadangan yang Gemilang

Written by admin. Posted in Berita, Hard News


Sabtu (16/7), bertempat di arena futsal Diamond, Ceger, telah diselenggarakan gelaran terakhir alias final dari STAN Premier League (SPL). Dalam gelaran SPL ini, Tim Peseduluran Priyayi Solo (Paspilo) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Tim Bali yang harus puas sebagai runner-up.

SPL sendiri merupakan acara kejuaraan futsal sejenis STAN Champion League. Bedanya, tim yang berpartisipasi merupakan tim undangan dari berbagai liga daerah, antara lain Bali, IKKP, Himasurya, Koala, Paspilo, Permata, Horas, Maharema, serta Organisasi Daerah (Organda) lainnya yang terdapat di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

Acara yang diselenggarakan sejak tanggal 28 Juni 2011 itu diprakarsai oleh PPLN 17 yang terdiri dari kelas 2A dan 2B. Pada dasarnya, acara tersebut merupakan implementasi dari tugas Akuntansi Pemerintahan (Akpem) yang mengharuskan para mahasiswanya untuk menyusun sebuah kegiatan.

Mengenai konsep acara, koordinator pelaksana, Praveen Raj, menyatakan bahwa kegiatan yang ia selenggarakan sesungguhnya merupakan rencana cadangan. “Sebenarnya konsep awal dari acara untuk tugas Akpem ini adalah acara bazar makanan dan pakaian yang diselingi acara musik,” tuturnya. Sayangnya, rencana yang tadinya akan bertempat di gedung G STAN tersebut terhambat oleh pergantian kepengurusan BEM, sehingga terdapat kemungkinan besar akan lebih sulit dalam pelimpahan berkas.

Rencana yang kedua adalah penyelenggaraan seminar. Namun, lagi-lagi, rencana tersebut harus terhambat oleh beberapa kendala teknis.

Praveen membantah bahwa SPL adalah acara dadakan. “Sebenarnya SPL bukan merupakan acara dadakan tapi merupakan plan C atau rencana cadangan jika terjadi kendala teknis, seperti perizinan gedung G yang sulit,” jelasnya.

Terbentur Beberapa Liga

Saat ditanyai mengenai kendala yang dihadapi, panitia menungkapkan bahwa mereka terbentur pada masalah pengaturan jadwal pertandingan. “Intinya sih penyewaan lapangan,” ungkap salah seorang panitia.

Memang, pada saat SPL dilangsungkan, beberapa liga yang sedang bergulir di kampus, diantaranya, STAN Futsal Competition, STAN Champion League dan beberapa liga spesialisasi. Namun, secara keseluruhan SPL mendapat animo yang positif dari peserta maupun penonton.

Tetap Meriah

Acara penutupan SPL cukup meriah dengan hadirnya sebagian besar panitia SPL dan suporter dari kedua tim yang berlaga pada babak final.

Terdapat dua pertandingan pada sore hari itu, diantaranya perebutan juara ketiga dan final SPL. Setelah didapat juara, acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah berupa piala dan sejumlah uang bagi para pemenang. Juara satu dianugerahkan kepada Paspilo. Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih oleh Organda Bali dan Permata. Untuk penghargaan individual berupa top scorer diberikan kepada Nova, pemain dari Tim Bali.

Follow-up SPL

Mengenai tindak lanjutnya, koordinator pelaksana SPL menyarankan agar SPL diagendakan oleh HIMA PPLN. Namun, sampai berita ini turun, event SPL belum dimasukkan dalam agenda kerja HIMA PPLN. “Untuk tahun depan mungkin HIMA PPLN bisa menghandle SPL, tapi itu tergantung HIMA PPLN untuk lebih lanjutnya,” ungkap Praveen Raj.

Semoga acara ini dapat menjadi sebuah awal yang baik dan memicu semangat semua mahasiswa di seluruh spesialisasi untuk mengadakan acara-acara yang bermanfaat.

[Kontributor: PROKUMUNIS HIMA PPLN]

Trackback from your site.

Leave a comment